Umumnya, pemupukan tanaman jahe dapat dilakukan dengan tiga cara.
Pertama, pupuk berjenis kotoran hewan (pupuk kandang) ditabur pada seluruh permukaan lahan secara merata, lalu dicampur dengan tangan menggunakan cangkul bersamaan dengan pengolahan tanah.
Kedua, apabila yang Anda gunakan pupuk organik dalam bentuk cair, maka cara menggunakannya adalah dengan 68 menyemprotkan menggunakan hand sprayer pada tanaman.
Ketiga ka Anda menggunakan pupuk organik (bokhasi) dan anorganik berbentuk padatan, maka caranya dengan membuat lubang di sebelah tanaman menggunakan tugal (sejenis tongkat berujung runcing). Pengendalian hama dan penyakit menjadi faktor penting untuk mendapatkan produktivitas optimal bagi tanaman jahe.
Meski yang paling dimanfaatkan dari jahe adalah rimpangnya yang tersembunyi dalam tanah, namun ancaman serangan hama dan penyakit tidak lantas berkurang secara alamiah.
Tingkat serangan yang melampauí batas ambang ekonomi harus segera dikendalikan secara serius agar usaha budidaya jahe tidak O justru merugi.
Untuk permulaan, lakukan identifikasi sumber serangan yang pada tanaman jahe.
Langkah ini digunakan untuk mengetahui bagaimana cara pengendalian yang harus dilakukan.
Salah identifikasi sumber penyakit hanya berpotensi salah upaya pengendalian.
Artinya, berpotensi melakukan pemborosan dalam biaya perawatan.
Dalam beberapa kasus, salah identifikasi sumber penyakit justru akan membuat hama dan penyakit dalam jahe mengalami kekebalan.
70 Untuk budidaya dalam skala tidak terlalu besar, tidak harus dilakukan pengamatan di laboraturium atau penelitian-penelitian terlebih dahulu guna memastikan hama atau penyakit yang menyerang.
Secara kasat mata, perkiraan serangan sudah bisa diketahui.
Kita bisa langsung membedakan mana serangan akibat ma dan mana serangan akibat penyakit.
Kecuali jika budidaya jahe ha dilakukan dalam skala industri.
Cara mudah mengetahui serangan hama bisa diketahui dari kenampakan organ tanaman seperti daun, batang, akar, bunga, dan organ-organ lainnya.
Lebih jelasnya, mari simak beberapa ciri dari tanaman yang terkena serangan hama: .
Mulanya tanaman terlihat layu hingga berangsur mati.
Serangan seperti ini biasanya disebabkan serangga kumbang pada fase larva.
Larva tinggal di dalam tanah kemudian merusak akarO tanaman.
Maka dari itu, serangan tidak terlihat pada organ tanaman yang berada di atas permukaan tanah.
Tiba-tiba tanaman layu hingga berangsur mati akibat akar tidak berfungsi sempurna .Untuk tanaman berumbi maupun rimpang yang memiliki rasa kesukaan larva serangga kumbang, tanaman tidak kelihatan layu dan tetap terlihat sehat.
Tapisetelah dicabut, umbinya berlubang lubang.
Pertama, pupuk berjenis kotoran hewan (pupuk kandang) ditabur pada seluruh permukaan lahan secara merata, lalu dicampur dengan tangan menggunakan cangkul bersamaan dengan pengolahan tanah.
Kedua, apabila yang Anda gunakan pupuk organik dalam bentuk cair, maka cara menggunakannya adalah dengan 68 menyemprotkan menggunakan hand sprayer pada tanaman.
Ketiga ka Anda menggunakan pupuk organik (bokhasi) dan anorganik berbentuk padatan, maka caranya dengan membuat lubang di sebelah tanaman menggunakan tugal (sejenis tongkat berujung runcing). Pengendalian hama dan penyakit menjadi faktor penting untuk mendapatkan produktivitas optimal bagi tanaman jahe.
Mulanya tanaman terlihat layu hingga berangsur mati
Penyebab kerusakan tanaman bisa datang dari mana saja sesual keadaan lingkungan.Meski yang paling dimanfaatkan dari jahe adalah rimpangnya yang tersembunyi dalam tanah, namun ancaman serangan hama dan penyakit tidak lantas berkurang secara alamiah.
Tingkat serangan yang melampauí batas ambang ekonomi harus segera dikendalikan secara serius agar usaha budidaya jahe tidak O justru merugi.
Untuk permulaan, lakukan identifikasi sumber serangan yang pada tanaman jahe.
Langkah ini digunakan untuk mengetahui bagaimana cara pengendalian yang harus dilakukan.
Salah identifikasi sumber penyakit hanya berpotensi salah upaya pengendalian.
Artinya, berpotensi melakukan pemborosan dalam biaya perawatan.
Dalam beberapa kasus, salah identifikasi sumber penyakit justru akan membuat hama dan penyakit dalam jahe mengalami kekebalan.
70 Untuk budidaya dalam skala tidak terlalu besar, tidak harus dilakukan pengamatan di laboraturium atau penelitian-penelitian terlebih dahulu guna memastikan hama atau penyakit yang menyerang.
Secara kasat mata, perkiraan serangan sudah bisa diketahui.
Kita bisa langsung membedakan mana serangan akibat ma dan mana serangan akibat penyakit.
Kecuali jika budidaya jahe ha dilakukan dalam skala industri.
Cara mudah mengetahui serangan hama bisa diketahui dari kenampakan organ tanaman seperti daun, batang, akar, bunga, dan organ-organ lainnya.
Artinya, berpotensi melakukan pemborosan dalam biaya perawatan
Hama selalu meninggalkan bekas-bekas aktivitasnya seperti kotoran dan memperlihatkan kerusakan organ tanaman, misalnya daun berlubang.Lebih jelasnya, mari simak beberapa ciri dari tanaman yang terkena serangan hama: .
Mulanya tanaman terlihat layu hingga berangsur mati.
Serangan seperti ini biasanya disebabkan serangga kumbang pada fase larva.
Larva tinggal di dalam tanah kemudian merusak akarO tanaman.
Maka dari itu, serangan tidak terlihat pada organ tanaman yang berada di atas permukaan tanah.
Tiba-tiba tanaman layu hingga berangsur mati akibat akar tidak berfungsi sempurna .Untuk tanaman berumbi maupun rimpang yang memiliki rasa kesukaan larva serangga kumbang, tanaman tidak kelihatan layu dan tetap terlihat sehat.
Tapisetelah dicabut, umbinya berlubang lubang.
Comments
Post a Comment